Baubau
06-12-2017  20:50
Tindaki Penganiayaan Aktivis, Aliansi OKP se-Wakatobi Gelar Demostrasi
Aksi demonstrasi kasus STAI Wakatobi. Foto: Risnawati/tb.com
Wakatobi, tribunbuton.com - Aliansi Organisasi Mahasiswa dan Kepemudaan se-Wakatobi menggelar aksi demonstrasi di beberapa titik di Wangiwangi, Ibukota Kabupaten Wakatobi, Rabu (6/11/2017). Rute aksi di mulai di depan Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar ) dan berakhir di depan Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Wakatobi.
Aksi tersebut merupakan tindak lanjut atas penganiayaan dua orang aktivis yang terjadi di depan Kampus STAI Wakatobi yang di lakukan oleh oknum Pol PP dan Ketua 1 pengelola kampus STAI Wakatobi. dalam aksi itu mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiwa (KBM) STAI Wakatobi menuntut adanya pemilihan ulang Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa( BEM) yang di anggap tidak demokratis pada, Kamis (30/11/2017) lalu.

Koordinatir Lapangan (Korlap) dalam aksi ini, Muhamad Alwi mengatakan bahwa tindakan penganiayaan terhadap mahasiswa adalah suatu tindakan anarkis yang melanggar undang - undang kebebasan menyampaikan pendapat di depan umum dan hal tersebut telah menciderai demokrasi.
"kampus ini lembaga pendidikan bukan ring tinju, tidak pantas seorang pengelola kampus melakukan tindakan anarkis. Kami mahasiswa menuntut hak kami secara demokratis seharusnya hal itu tidak di intervensi." ucapnya.

Selain itu, kata dia, tindakan anarkisme yang di lakukan ketua 1 pengelola kampus stai dalam ruang intelektual adalah sebuah kesalahan berpikir dan bukti ketidakpatutanya memimpin sebuah lembaga pendidikan.
"pecat oknum - oknum yang melakukan tindakan anarkis dan premanisme, tidak boleh ada ruang untuk orang orang yang menciderai kebebasan menyampaikan pendapat di depan umum,"sambung Alwi dengan suara lantang.

beberapa tuntutan di layangkan kepada Kasat Pol PP dan dan Kepala Yayasan STAI Wakatobi agar memberikan sanksi tegas pada oknum yang melakukan penganiayaan aktivis sesuai undang - undang yang berlaku.

Sampai aksi ini selesai, Kasat Pol PP Wakatobi dan pihak pengelola kampus tidak dapat di konfirmasi dengan alasan tidak berada di tempat.

Pantauan tribunbuton.com beberapa organisasi mahasiswa dan kepemudaan yang turut bergabung dalam aksi demonstrasi tersebut di antaranya Pergerakan Mahasiswa Islam Insonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan mahasiswa Muhamadiyah (IMM), Anak Muda Indonesia (AMI Wakatobi), Pondok Revolusi, Aliansi Pemuda Menggugat dan Pemuda peduli pendidikan.(#)

Risnawati
Telah dibaca 160 kali
Berita Terkait
Advertisement