Baubau
03-12-2017  18:19
Baca Ini, Tiga UU Netralitas ASN di Pilkada dan Pemilu
Yusran Elfargani
BAUBAU, tribunbuton.com - Untuk menjaga Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Ada tiga UU Yang mengatur dalam ASN dalam Pemilihan kepada Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Umum (Pemilu). Yaitu UU No.5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara, UU No.10/2016 Tentang Pemilihan Kepala Daerah dan UU No.7/2017 tentang Pemilu.
Hal tersebut dikatakan Ketua Panwaslu Kota Baubau M Yusran Elfargani , Sabtu (02/12) Via Whatsapp. "Kemudian PP No 53 Tahun 2010 Tentang disiplin PNS, kemudian SK Mendagri No 273/3772/SJ Tanggal 11 Oktober 2016 Tentang Netralitas ASN dan larangan penggunaan fasilitas milik Pemda dalam Pilkada, kemudian MOU antara Bawaslu RI dgn
Mendagri, MenPAN RB, KASN, BKN No 14/NK/Bawaslu/X/2015, tentang pengawasan Netralitas ASN dalam Pilkada," kata Yusran

Adapun produk hukum yang mengatur tentang netralitas ASN secara umum yaitu, ASN terlibat dalam kampanye untuk mendukung calon kepala daerah, menggunakan fasilitas yang terkait dengan jabatannya dan keputusan atau tindakan yang
menguntungkan atau merugikan salah satu paslon selama masa kampanye, serta mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap paslon yg menjadi peserta pemilu/pemilihan Kepala daerah sebelum, selama dan sesudah masa kampanye. "Meliputi ajakan, himbauan, seruan, atau pemberian barang kpd PNS dlm linkup unit kerja, anggota keluarga dan
masyarakat," ungkapnya.

Dia menambahkan, berfoto bersama dengan salah satu paslon, yang kemudian diunggah di media sosial, itu merupakan salah satu bentuk keberpihakan kepada paslon tersebut, serta telah aktif turut mengkampenyekan paslon melalui media
sosial. Panwaslu Kota Baubau diberikan tugas, kewajiban dan wewenang untuk mengawasi pelaksanaan Pilkada dan memastikan
seluruh proses tahapan sudah berjalan sesuai dengan Unadang-undang yang berlaku.

"Kami mengajak Pemerintah Kota BauBau untuk melaksanakan kegiatan bersama dalam bentuk sosialisasi netralitas ASN agar tercipta pemahaman yang sama dalam mewujudkan Pilkada yang bersih dari keterlibatan ASN," tutupnya.(*)


Peliput : Prasetio M
Telah dibaca 28 kali
Berita Terkait
Advertisement