Baubau
03-12-2017  15:24
Penusukan Karyawati Metro, Diduga dilakukan Orang Terdekat
Korban saat akan dievakuasi ke RSUD menggunakan pick up hitam
BAUBAU, tribunbuton.com- Penikaman salah satu karyawati Metro Entertaint inisial SS (20), di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Baubau Jumat malam, (01/12), diduga dilakukan oleh orang terdekat korban. SS mengalami luka yang cukup serius di dekat leher sebelah kiri.
Kapolres Baubau AKBP Daniel Widya Mucharam SIK MPA saat dikonfirmasi awak media Sabtu (02/12) usai menjenguk korban di BLUD RSUD Palagimata Kota Baubau mengatakan, kejadian naas itu terjadi sekira pukul 22.30 wita. Hasil olah TKP korban terluka akibat tusukan benda tajam.

"Saat ini korban sedang dilakukan perawatan di RSUD Palagimata," kata Daniel.

Dikatakan, untuk saat ini korban belum bisa dimintai keterangan, namun pihak kepolisian akan mencoba menelusuri dari orang terdekat korban dan orang terakhir yang bersama korban. Untuk saat ini pihak kepolisian sedang mendalami motif pelaku, namun dari informasi yang didapat, kemungkinan kejadian tersebut berkaitan dengan hubungan dengan orang terdekat korban.

Hingga saat di konfirmasi media, barang-barang korban berupa alat telekomunikasi dan tas korban belum ditemukan. Pihak kepolisian akan coba menggali lebih dalam setelah korban siuman apakah tas korban hilang atau di ambil oleh pelaku.

"Identitas pelaku, saat ini sudah di identifikasi dan saat ini sedang dilakukan proses pengejaran," tutupnya.

Sementara itu Manager Operasional Metro Entertaiment Hasrik Sadli saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya mendapatkan info kejadian yang menimpa salah satu karyawatinya pukul 22.30 wita dari orang yang mengantar korban ke rumah sakit. Keseharian korban di tempat kerja merupakan karyawati yang baik dan rajin dan selalu terbuka jika ada masalah yang di dapatinya.

"Kalau ada keluhan, anaknya selalu menceritakan, dia orangnya terbuka," kata Hasrik.

Saat kejadian, korban masuk jadwal kerja sift pagi, masuk pukul 10.30 hingga 18.30 wita. Korban pulang bersama-sama dengan karyawan lain yang masuk kerja di sift pagi.

"Pulangnya sama-sama dengan karyawan sift pagi," ujarnya (*).

Peliput: Prasetio M Editor: Zaman Adha
Telah dibaca 49 kali
Berita Terkait
Advertisement