Baubau
03-12-2017  15:02
Petani Sorawolio Keluhkan Hasil Panen Minim Pasaran
Petani sorawolio sedang melakukan aktifitasnya di kebun
BAUBAU, tribunbuton.com- Petani Kecamatan Sorawolio mengeluhkan hasil panen yang minim pasaran. Penjualan hasil panen masyarakat masih jadi kendala.
Salah seorang petani setempat, Ramli mengatakan, petani berkebun dua sampai tiga kali per musimnya. Namun karena terkendala pasaran, hasil tani kurang laku.

"Kami berharap, Pemerintah Kota Baubau memperhatikan keluhan masyarakat Sorawolio yang terkendala di penjualan hasil tani ini," ungkapnya.

Lanjutnya, proses penanaman dilakukan pada musim barat antara bulan November sampai Desember, musim timur antara bulan Mei sampai bulan Juni.

"Hal ini dilakukan karena proses penanaman sepenuhnya masih bergantung pada air hujan yang turun. Sehingga kedua musim inilah yang menjadi pilihan masyarakat untuk bercocok tanam," jelasnya.

Ramli menambahkan, sebagai daerah penyangga pertanian di Kota Baubau, masyarakat Sorawolio jarang sekali mendapatkan sentuhan pemerintah baik dari penjualan hasil panen, bantuan pupuk maupun bibit unggul. (#)

Peliput: Ujang Barakati Editor: Zaman Adha
Telah dibaca 91 kali
Berita Terkait
Advertisement