Baubau
14-11-2017  14:47
Ada Indikasi Penyimpangan Raskin di Desa Wadolao
Sudirman/tb.com
MUNA, tribunbuton.com - Kepala Desa Wadolao terindikasi melakukan penyimpangan Raskin. Hal ini diungkapkan salah seorang tokoh pemuda Desa Wadolao yang juga sebagai pendamping Desa Kecamatan Bone, Sudirman.
Menurut Sudirman, jatah beras raskin yang harus diterima warga sebanyak tiga karung (15kg/karung). Namun realisasi ke masyarakat hanya dua karung saja. Selain itu, Raskin dijual Rp 50 ribu per karung.

"Seharusnya Rp 35 ribu per karung," katanya.

Sudirman dan sebagian sumber masyarakat Desa Wadolao meminta agar kasus ini diusut oleh pihak kepolisian atau yang terkait. Dia mengaku siap diproses secara hukum. "Tidak ada yang kebal hukum," pungkasnya.

Plt Kades Wadolao, La Ode Pomade ketika dikonfirmasi memilih "no coment."(#)


Oleh: Usman Wado
Editor: Yuhandri Hardiman
Telah dibaca 221 kali
Berita Terkait
Advertisement