Wakatobi
02-10-2017  16:44
Arhawi Terima penghargaan Maestro Seni dan Tradisi
H Arhawi
WAKATOBI, tribunbuton.com – Pemerintah Kabupaten Wakatobi mendapatkan anugerah Kebudayaan dan penghargaan maestro seni tradisi tahun 2017 dari Kementerian Pendidikan dan Kebuadayaan (Kemendikbud). Anugrah terebut diserahkankan langsung oleh Mendikbud RI, Prof Dr Muhadjir Effendy MAP kepada Bupati Wakatobi, H Arhawi, di Plaza Insan Berprestasi Kemendikbud, Kamis (28/9/2017) lalu.
Bupati Wakatobi, H Arhawi menyebutkan dari tujuh kategori penilaian, Pemkab Wakatobi adalah salah satu dari 5 kabupaten di Indonesia yang mendapat penghargaan maestro seni tadisi 2017 berdasarkan kategori pemerintah kabupaten.

”Jadi penghargaan itu kategori yang di nilai. Kategori khusus pemerintah kabupaten, seluruh indonesia ini hanya 5 kabupaten yang mendapatkan penganugerahan tentang kebudayaan,” ujarnya saat di temui di ruang kerjanya, Senin (2/10/2017).

Arhawi menambahkan, Penghargaan Kemendikbud dinilai berdasarkan beberapa hal diantaranya keseriusan Pemkab Wakatobi dalam melesatarikan budaya setempat melalui berbagai festival yang di gelar setiap tahunya. Di samping itu juga wakatobi memiliki budaya unik yang patut di apresiasi seperti prosesi adat karia’a (Sunatan, Pingitan massal) dan bhangka mbule – mbule termasuk juga museum bajo.

”Wakatobi dipilih sebagai salah satu kabupaten yang mendapatkan penghargaan itu karna Wakatobi ini dianggap sangat serius untuk mendorong nilai-nilai budaya bahkan ada beberapa aset budaya seperti prosesi aadat karia prosesi, adat bhangka mbule – mbule kemudian wakatobi juga memiliki museum bajo. Disamping itu ada penialian bahwa pemda wakatobi itu sangat serius itu tergambar dari aktivitas kita setiap tahun menyelenggarakan kegiatan-kegiatan budaya itu.” Ungkapnya.

menurut Arhawi, anugerah Kebudayaan yang pertama kali di dapatkan Pemkab Wakatobi ini harus di pertahankan. Hal ini merupakan hasil kerja nyata masyarakat dalam mempertahankan aset seni budaya. Kedepan festival budaya harus lebih di tingkatnkan dan hal tersebutlah yang akan mengangkat citra Wakatobi sebagai daerah kunjungan wisata di kanca Nasional maupun Internasional.

“Kedepan paling tidak kita bisa mempertahankan yang telah kita bangun hari ini bahwa kita butuh budaya , seni di kabupaten wakatobi ini harus kita dorong. Kadang – kadang itu tadi kita melaksanakan festival budaya di anggap sepele dan tidak bernilai apa – apa. Tetapi bagi negara bagi daerah itu adalah hal yang penting untuk harus kita dorong karena itu adalah menjadi aset indonesia, aset daerah yang harus kita pertahankan karena itu akan menjadi hal yang sangat luar biasa bagi negara – negara lain.” Tutup arhawi dengan penuh harap.

Untuk di ketahui, penilaian anugerah dan penghargaan maestro seni tradisi 2017 dinilai berdasrkan tujuh kategori, yaitu kategori pencipta pelopor dan pembaharu, kategori pelestari, kategori anak dan remaja, kategori maestro seni tradisi, kategori komunitas, kategori pemerintah daerah, dan kategori perorangan asing.

Penulis : Risnawati
Telah dibaca 371 kali
Berita Terkait
Advertisement