Sulawesi Tenggara
15-09-2017  14:34
BPTP Balitbang Sultra Melatih Petani Cabai di Konawe
KONAWE, tribunbuton.com - BPTP Balitbang Provinsi Sultra melakukan percepatan diseminasi teknologi dan peningkatan pengetahuan penyuluh dan petani cabai Desa Lalousu, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan teknologi panen dan pasca panen cabai.
Kegiatan ini merupakan percontohan inovasi teknologi cabai. Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Konawe, Camat Wonggeduku, Kepala UPTD Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kecamatan Wonggeduku, Kepala Desa Lalousu, Kepala BPD Lalousu dan peserta pelatihan yang terdiri dari petani/kelompok tani yang merupakan perwakilan masing-masing desa dari Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe, penyuluh desa dan kecamatan.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Camat Wonggeduku. Ia menyampaikan bahwa pelatihan sangat bermanfaat bagi petani, penyuluh dan ibu-ibu PKK agar memiliki bekal ilmu dan teknologi terkini dalam pengembangan usahatani cabai. Sangat diharapkan pula kegiatan pertanian seperti ini dapat terus berlanjut karena Kecamatan Wonggeduku memiliki potensi pertanian yang cukup besar untuk dikembangkan.

Kepala BPTP Sulawesi Tenggara diwakili Kasie KSPP BPTP Balitbangtan Sultra, Dr Abdul Wahab SP MP, menyampaikan bahwa BPTP Balitbangtan Sultra merupakan UPT Badan Litbang Kementerian Pertanian yang ada di daerah. Salah satu tupoksinya adalah melakukan percepatan diseminasi teknologi hasil pengkajian.

Kegiatan ini merupakan bagian dari percepatan diseminasi teknologi komoditas cabai, sebagaimana diketahui produk hortikultura cabai memiliki daya simpan yang singkat. Sehingga diperlukan penanganan panen dan pasca panen cabai yang tepat produk dapat tetap terjaga baik secara kualitas saat sampai ke tangan konsumen.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Konawe diwakili Kasie Hortikultura mengatakan pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh BPTP Balitbangtan Sultra. Diharapkan agar kegiatan pendampingan seperti ini dapat dilakukan dengan komoditas hortikultura lainnya.

Materi pelatihan yang disampaikan narasumber Dr Abdul Wahab SP MP menjelaskan mengenai prinsip pasca panen hortikultura "Good Handling Practice", cara pemanenan yang tepat, beberapa syarat lokasi/tempat pengumpulan hasil panen, cara pembersihan, cara sortasi, pemutuan/ grading berdasarkan SNI 01-4480-1998, cara pengemasan, serta cara penyimpanan cabai merah segar.(YHD)
Telah dibaca 77 kali
Berita Terkait
Advertisement