Nasional
05-09-2017  17:24
AS Tamrin Resmi Diusung Golkar
Muhamad Basri, Sekretaris DPD I Golkar Sultra
JAKARTA, tribunbuton.com - Partai Golkar resmi mengusung Dr H AS Tamrin MH dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota Baubau 2018 mendatang, hal ini diungkapkan Sekertaris DPD Partai Golkar Sultra Muhammad Basri. Kata Basri, Ia hadir mewakili Ketua DPD I Golkar Sultra dalam rapat pemenangan Pemilu Pilkada bersama DPP, yang dipimpin langsung Ketua Harian Golkar Nurdin Halid, yang didampingi Sekjen Golkar Idrus Marham, yang digelar Senin (04/09) di Jakarta.
Selain memastikan mengusung AS Tamrin dalam kontestasi Pilkada Kota Baubau, rapat tersebut juga menghasilkan nama-nama Calon lainnya yang akan diusung Golkar, diantaranya,
Asmani Arif Syahrul Beddu untuk Pilkada Kolaka, Pilkada Konawe Rahmatullah H Aludin. Kata Basri, Golkar sendiri adalah merupakan partai pengusung bukan partai pendukung.

Ia mengaku, telah ada berita acara nama-nama Calon yang diusung Golkar untuk Pilkada serentak di Sultra. Menurutnya, dalam pekan ini Surat Keputusan (SK) tiga Calon tersebut segera diterbitkan DPP Golkar.

"Namanya tidak akan berubah lagi kecuali calon menarik diri tidak mau maju tarung Pilkada," pastinya.

Sebagai petahana, H AS Tamrin sendiri lanjut dia, telah ditetapkan sebagai Calon Walikota usungan Golkar sejak Agustus 2017, sedangkan Kolaka dan Konawe baru awal pekan ini ditetapkan namanya.

"Kalau Pak Dr H AS Tamrin MH kita tinggal menunggu usulan nama siapa yang akan menjadi wakilnya, lalu SK nya diterbitkan. Jelasnya DPP Golkar dari bulan lalu (Agustus) sudah menetapkan namanya untuk diusung," katanya mengulangi.

Sementara itu, untuk Balon Gubernur Sultra, kata Basri, baru akan dirapatkan pertengahan September 2017. Sejauh ini DPP Golkar belum memastikan siapa yang akan mendapatkan SK Cagub. Bila ada Bakal Calon yang mengklaim diusung Golkar, lanjutnya, berarti itu klaim sepihak.

Basri menjelaskan, dasar Golkar menetapkan para Calon itu diusung, selain melihat hasil survey untuk peluang menang, juga mempertimbangkan kepentingan Partai Golkar kedepannya dalam menghadapi Pilcaleg, Pilpres dan Pemilu 2019.

"Pertimbangan lainnya juga memperhatikan aspirasi masyarakat di lapangan, karena Golkar itu menganut prinsip suara Golkar adalah suara rakyat, " katanya.

Dia berharap, para Calon yang sudah dipastikan mendapat dukungan Golkar betul-betul sudah mulai turun ke lapangan, harus membentuk tim yang solid, dan kader Golkar harus mendukung apa yang sudah menjadi keputusan partai. (*)
Telah dibaca 207 kali
Berita Terkait
Advertisement