Wakatobi
15-08-2017  19:34
Peserta GJI di Wakatobi Disawer Jutaan Rupiah
Wabub Wakatobi sedang menirukan ngifi untuk menyawer leserta GJI. Foto: Risnawati tribunbuton.com
Wakatobi, tribunbuton.com - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) Ke-72, berbagai atraksi budaya hingga yel-yel di tampilkan peserta gerak jalan indah (GJI). Di antaranya peserta GJI asal Desa Pookambua.
Pantauan tribunbuton.com di depan panggung penghormatan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Wakatobi, Selasa (15/8/2017) Peserta GJI inipun mempertunjukan tarian pajogi sebagai variasi barisanya. Desa budaya yang di kenal dengan tarian pajoginya ini tampil dengan pakaian adat khas Wakatobi, menggunakan sarung leja dan baju Wolio sebagai lambang kebesaran Kesultanan Buton.

Dhula (Talang ) sebagai tempat menaruh uang saweran, Kambero (Kipas) dan ndengu - ndengu (gendang) alat musik tradisinonal juga turut andil sebagai pengiring tarian pajogi. Menyaksikan tarian tersebut, Sontak seketika Bupati Wakatobi, H Arhawi bersama wakilnya, Ilmiati Daud, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD dan Kepala Organisasi Perangkat (OPD), serta Unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) turun dan memberikan saweran.

Peserta GJI asal pookambua ini di perkirakan mendapat saweran hingga jutaan rupiah di setiap titik lokasi variasi barisanya. Selain itu, peserta ini pula menjadi pusat perhatian ratusan warga yang menonton di sekitar Rujab Bupati Wakatobi.

Berdasarkan informasi panitia penyelenggara lomba, sebanyak 120 barisan peserta GJI terdaftar turut memeriahkan puncak perhelatan GJI dalam rangka memperingati HUT RI ke-72 ini. Untuk di ketahui, rute yang di tempuh dalam lomba ini kurang lebih 5 kilometer (km). ***

Penulis : Risnawati
Telah dibaca 315 kali
Berita Terkait
Advertisement