Buton Tengah
04-08-2017  08:47
2555 RTLH di Buteng, Kecamatan Mawasangka Yang Terbanyak
Salah satu rumah tak layak huni. Foto : Alan www.tribunbuton.com
Labungkari, Tribunbuton.com - Persoalan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Buton Tengah memang menjadi persoalan urgen yang harus diselesaikan oleh pemerintah Daerah Kabupaten Buton Tengah (Buteng) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Ada 2.555 rumah tidak layak huni terdata oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Buton Tengah. Kecamatan Mawasangka merupakan daerah terbanyak yang memiliki RTLH sebanyak 1.157 rumah dan yang tersedikit jumlah RTLH nya adalah kecamatan Mawasangka sebanyak 126 rumah.

Kepala Bidang Perumahan Rakyat dan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum Buteng, Laode Abdul Salam beberapa hari lalu, mengatakan bahwa dirinya sangat berharap kepada rumah-rumah yang ada di Buton tengah untuk dapat diperbaiki dan Kriteria RTLH dapat didikategorikan berdasarkan dari kelayakan bangunan misalnya atap, dinding dan lantai.

"Sangat memprihatinkan rumah yang berada di Desa Kokoe, Kecamatan Talag, Kabupaten Buteng. Di sana hampir rata semua rumah tergolong RTLH dan mudah-mudahan tahun ini kita mendapatkan bagian, tapi kita belum kerahui pasti. Kita menunggu saja dari Satker provinsi karena mereka yang eksekusi dan kita (pemda) hanya mengusulkan berapa rumah," terangnya.

Kepala Dinas PUPR Buton Tengah, Muh. Ramlan menambahkan bahw kedepan pihaknya akan mengusulkan ke pemerintah pusat sedangkan Pemerintah provinsi meminta untuk tahap awal diusulkan maksimal 500 rumah dengan memakai sistem bedah rumah.

"Bantuannya Rp 15 juta satu rumah. Namun bukan berbentuk uang, tinggal masyarakat yang menunjuk di toko mana mereka mau belanja alat bangunannya nanti dari kami (PUPR Buteng) yang melakukan perbelanjaan itu," pungkasnya.

Peliput : Alan
Telah dibaca 253 kali
Berita Terkait
Advertisement