Wakatobi
04-07-2017  20:50
DPRD Wakatobi Kritisi Kebijakan 5 Hari Kerja
Muh Ali SIp
WAKATOBI, tribunbuton.com - Kebijakan jadwal kerja bagi PNS lingkup Pemda Kabupaten Wakatobi telah ditetapkan menjadi lima hari dengan menambah beban jam kerja menjadi 9 jam. Rupanya di mata DPRD tidak merubah semangat serta hasil yang memuaskan bagi pelayanan publik.
Menurut Ketua DPRD Kabupaten Wakatobi, Muhammad Ali di sela rapat penetapan LKPD, di ruang rapat DPRD, Selasa (4/7/2017) menyebut perubahan atas kebijakan Pemda tidak merubah kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selaku birokrasi yang diberi kewenangan tugas melayani masyarakat. Terutama yang selama ini diserahkan masyarakat adalah disiplin PNS yang bebas kerja sesuka hati mereka tanpa menaati jadwal yang ditetapkan bahkan sering beberapa SKPD nyaris tak berpenghuni.

"Kedepannya 5 hari kerja PNS ini perlu di evaluasi.Meski aturan baru harus di evaluasi, kalau kinerja sama dengan kemarin maka sama saja dan tak perlu dirubah", kritiknya menyinggung disiplin PNS yang kian hari lesu.

Pergeseran jadwal kerja PNS diberlakukan Senin (17/4/2017). Sebelumnya juga dikritik para pegawai terutama jam kerja yang berubah dari 7 menjadi 9 jam sehari dengan menetapkan jam istirahat pada pukul 12 siang serta apel pulang pukul 4 sore. Hanya saja lewat penjelasan Sekda, Muhammad Ilyas Abibu, perubahan diberlakuan berdasarkan peraturan Bupati(Perbub) yang telah disepakati oleh seluruh SKPD lingkup Pemda Wakatobi berdasarkan rapat bersama dan hasil konsultasi pihak Ortala Propinsi Sultra.

Ia menapik bahwa asumsi perubahan jadwal tidak merubah jam kerja yang semula 6 hari menjadi 5 hari kerja karena total jam kerja tetap sama yaitu 37,5 Jam dalam seminggu. (#)

Peliput: Ahmad Dylun
Telah dibaca 476 kali
Berita Terkait
Advertisement