Buton
03-07-2017  18:44
Ini Sebab Dua Bidan di Kabupaten Buton Belum Terima SK CPNS
Kadis keshatan Kabupaten Buton Sumardin saat berpose dengan beberapa tenaga kesehatan
PASARWAJO, tribunbuton.com - Dua bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kabupaten Buton belum menerima Surat Keputusan (SK) CPNS dari Pemerintah Pusat. Pasalnya, terdapat perbedaan ijazah dan SK kedua bidan tersebut.
Sebanyak 56 bidan dan empat dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kabupaten Buton telah menerima SK dari pemerintah pusat. Penyerahan SK langsung oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Buton di gedung Wakaaka Kamis (22/06).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Sumardin, perbedaan SK dan ijazah kedua bidan itu bukan masalah serius. Terlebih hanya sedikit perbedaan yang dapat segera diperbaiki. Sejauh ini, sudah 80 persen PTT tenaga kesehatan yang menerima SK CPNS

"Perbedaan antara ijazah dan SK dua bidan tersebut bukan masalah," katanya.

Lanjutnya, perbaikan SK dua bidan itu akan dilakukan di Kementerian Kesehatan. Setelah rampung semua akan diserahkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Selain itu, untuk prajabatannya sementara direncanakan. Sementara untuk gaji, pihaknya akan berkoordinasi dengan BKD dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).

"Ya, nanti dikoordinasikan dengan BKD dan BPKD sehingga mereka dapat bekerja secara maksimal, " ungkapnya.

Untuk diketahui, Bidan dan Dokter PTT yang lulus CPNS belum lama ini, akan bertugas di Puskesmas Wolowa, Wabula, Kapuntori dan Siotapina. (*)

Peliput: Alyakin Editor: Zaman Adha
Telah dibaca 234 kali
Berita Terkait
Advertisement