Buton Utara
17-06-2017  15:37
Bupati Butur Letakan Batu Permata Pembangunan Mesjid Raya Kulisusu
Bupati Butur Abu Hasan meletakan batu pertama pembangunan mesjid Ataqwa Kulisusu. FOTO: DARMAWAN//www.tribumbuton.com
BURANGA, tribunbuton.com - Bupati Buton Utara Abu Hasan meletakan batu pertama pembangunan Mesjid Raya Ataqwa Kulisusu, Sabtu (17/6). Melalui peletakan batu pertama tersebut, menandakan pembangunan masjid monumental di Buton Utara akan segera dimulai.
Pembangunan mesjid tersebut sempat mengalami kendala yang cukup panjang. Akhirnya pemerintah yang dipimpin oleh Abu Hasan dan Ramadio dengan keinginannya mewujudkan masyarakat yang aman berbudaya dan religius mulai terealisasi.

Untuk pembangunan itu sendiri menelan anggaran yang cukup besar sekitar Rp 3 miliar dari dana awal APBD dan selanjutnya akan dianggarkan di perubahan. "Anggarannya hampir tiga miliar dan anggaran ini pasti tidak cukup, karena mesjid ini akan menjadi mesjid raya/agung Kabupaten Buton Utara, " ujar Bupati Buton Utara Abu Hasan saat ditemui awak media usai peletakan batu pertama pembangunan Mesjid Ataqwa Kulisusu, Sabtu (17/6).

Menurut ketua KONI Butur ini, kendati anggarannya tindak mencukupi dia akan memerintahkan untuk dikerjakan lebih cepat agar dapat diketahui sejauh mana perkembangannya dan akan menambahkannya di anggaran perubahan 2017.

"Muda-mudahan cuaca bagus, sehingga tidak ada gangguan dari kondisi alam dan Islamic center bisa selesai sesuai jadwal yang ditetapkan, " ungkap Abu Hasan.

Mantan Karo Humas Pemprov Sultra ini, berharap mesjid ini menjadi pusat kegiatan keumatan dan didesain untuk beribadah. Selain itu kata dia, untuk tempat perpustakaan, tamir mesjid, dan menjadi pesantren mini.

"Jadi fungsinya bisa untuk beribadah secara umum dan sebagai tempat pembinaan anak serta pembinaan umat secara umum, " jelasnya.

Abu Hasan menambahkan, keinginannya menjadikan mesjid ini sebagai mesjid raya/agung di Kabupaten Buton Utara (Butur), karena menurutnya, posisi sangat sentral dan juga menyimpan nilai historis sejarah awal satu-satunya mesjid di Kulisusu.

"Keberadaannya ditengah antara Desa Lipu dan Desa Bangkudu serta ini menjadi sarana nomor satu sejak dulu di Kulisusu pada zamannya. Dulu tercipta kerukunan antara lain karena fungsinya mesjid ini sebagai sarana ibadah dan fungsinya lapangan raja jin sebagai sarana olahraga, " terang Abu Hasan.#

DARMAWAN
Telah dibaca 218 kali
Berita Terkait
Advertisement