Buton Utara
11-06-2017  13:44
Gema Ramadhan, RIM Butur Mengenalkan Agama pada Anak
Kegiatan pengenalan agama kepada anak di usia dini diselenggarakan RIM Butur dihadiri Bupati Butur Abu Hasan. Darmawan/www.tribunbuton.com Dikirim dari Messenger
BURANGA, tribunbuton.com - Meningkatkan pemahaman beragama sejak dini dalam beribadah serta mengenalkan agama Islam kepada anak, Komunitas Rumah Inspirasi Masyarakat (RIM) Kabupaten Buton Utara (Butur) menggelar kegiatan Gema Ramadhan di masjid Fastabikhul Khairat , Kelurahan Bone Lipu, Sabtu (10/6).
Kegiatan yang bertema Kokohkan Diri Tingkatkan Kepedulian dan Raih Ketaqwaan ini diikuti puluhan anak berbagai usia dan dibuka langsung oleh Bupati Butur, Abu Hasan.

Bupati Butur, Abu Hasan dalam sambutannya mengatakan, pemerintah memberikan apresiasi kepada pengelelola RIM, karena meski baru dibentuk selama tiga bulan tapi memiliki kepedulian terhadap anak usia dini. Untuk itu, Pemkab akan mendukung kegiatan yang dilakukan RIM, karena memiliki dampak positif bagi anak.

"Walaupun masih baru, tapi para pengelola sudah memiliki kepedulian terhadap generasi muda, dengan cara menunjukan eksistensinya dalam memberikan pelajaran," ujarnya.

Menurutnya, generasi saat ini harus sedini mungkin dibekali dengan pendidikan keagamaan, agar mereka tumbuh dan berkembang menjadi baik, berahlak shaleh, dan agar anak memahami dirinya sebagai hamba.

Ia juga meminta para Kepala Desa, Lurah dan Camat agar terus memonitor kerja-kerja keagamaan agar bisa berkesinambungan. Selain itu juga, tiap desa dan lurah harus memiliki Taman Pengajian Alquran (TPA), sehingga anak-anak selain mendapat pembelajaran dari sekolah, mereka juga akan ditampung oleh masyarakat melalui TPA.

"Kalau ini digalakan yakin Butur akan memiliki generasi yang baik secara fisik, pikir, dan rohaninya," tandasnya.

Sementara itu, Ketua RIM Butur, Wa Ode Veby Verlina dalam kegiatan itu mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini, untuk menambah semangat anak dalam beribadah. Sebab, berdasarkan hasil evaluasi selama tiga bulan ini , masih ada sebagian anak yang belum mengetahui tata cara shalat dan mengaji.

"Setelah kita melakukan evaluasi pengajaran jarak jauh, ternyata masih banyak adik-adik yang belum mengetahui tata cara shalat, mengaji, dan lain-lain. Jadi kami berinisiatif menggelar kegiatan gema ramadhan," ujarnya.#

Peliput: Darmawan
Telah dibaca 195 kali
Berita Terkait
Advertisement