Buton Tengah
17-05-2017  15:44
16 Desa di Buteng Akan Ikut Pilkades Serentak
LABUNGKARI, BP - Pemilihan Kepala Desa (pilkades) serentak di Kabupaten Buton Tengah tinggal beberapa bulan lagi, dan dalam perhelatanya melibatkan 16 desa yang masa jabatan kadesnya telah habis untuk periode tahun 2015, 2016 dan tahun 2017.
16 desa se Kabupaten Buton Tengah yang akan menggelar perhelatan tersebut diantaranya Desa Kolowa, Desa Bantea, Desa Matawine, Desa Waara, Desa Lolibu, Desa Wantopi, Desa Batubanawa, Desa Bungi, Desa Langkomu, Desa Lalibo, Desa Watorumbe, Desa Oengkolaki, Desa Matara, Desa Kancebungi, Desa Baruta Analalaki dan Desa Baruta.

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Sekretariat Daerah Buteng Ismail Rewa SSTp saat dikonfirmasi diruangannya pada Senin (15/05), menghimbau kepada para bakal calon (balon) yang ingin bertarung dalam perhelatan demokrasi di desa agar segera menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan mulai dari sekarang, dikarenakan banyak yang harus disiapkan.

"Kalau sesuai Peraturan Bupati turunan dari Peraturan Daerah tentang pemilihan kepala desa, syarat pendaftarannya ada pada pasal 15 point 3, menjelaskan bahwa bakal calon harus menyurat dan melampirkan 17 berkas administrasi yang harus dipenuhi, jadi dari sekarang para bakal calon itu menyiapkannya," katanya.

Disebutkan, lampiran berkas yang harus dipenuhi dalam pencalonan kepala desa diantaranya surat pernyataan bakal calon sebagai warga negara, berpegang teguh pada Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika yang bermaterai, foto copy ijazah formal yang dilegalisir, foto copy akta kelahiran, surat pernyataan bermaterai tentang kesediaan maju dalam pilkades, KTP yang dilegalisir, surat keterangan domisi selama setahun di desa.

Kemudian harus ada surat keterangan dari ketua pengadilan negeri bahwa tidak pernah dijatuhi pidana penjara lima tahun, surat keterangan tidak dicabut hak pilihnya, surat keterangan sehat, surat keterangan bupati bahwa tidak pernah menjabat kepala desa selama 3 periode, surat keterangan laporan akhir masa jabatan, pas foto, dan terakhir daftar riwayat hidup.

"Nah, 17 berkas lampiran inilah yang harus dipenuhi, maka untuk itu harus disiapkan dari sekarang dan diserahkan langsung ke panitia pemilihan yang di bentuk oleh Badan Pemusyawaratan Desa (BPD)," pungkasnya.

Selain itu, pihaknya sedang bekerja untuk pembentukan panitia pemilih dan pemantau pemilih di desa melalui BPD di desa masing-masing, dikarenakan terdapat beberapa kades yang masa jabatannya telah habis.

”Jadi prosedurnya itu, sebelum Pilkades digelar kita harus merampung kepengurusan BPD dulu, karena ada beberapa desa yang juga habis masa kerjanya dan selanjutkan membentuk panitia pemilih dan pemantau pemilih melalui BPD," tandasnya.(#).


Peliput : Alan
Telah dibaca 280 kali
Berita Terkait
Advertisement