Buton Utara
11-03-2017  10:04
Sat Pol PP Bongkar Pasar Sentral Minaminanga Kulisusu
Personil Satpol PP Butur membongkar lapak di pasar Minaminanga
BURANGA, TribunButon - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buton Utara (Satpol Butur) membongkar dan memindahkan para pedagang di pasar Sentral Minaminanga, yang dianggap menghalangi keindahan pasar sentral Minaminanga Kulisusu Butur kemarin.
Langkah tersebut adalah sebagai wujud kepedulian Pemerintah dDaerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Butur, untuk mempertahankan penghargaan perdikat dari Kementerian Perdagangan sebagai pasar tertib hukum baru-baru ini di Bali.

Sat Pol PP Butur melalui Bidang Ketentraman dan Ketertiban umum  Ja'war, saat ditemui media ini menerangkan, langkah yang diambil oleh Pol PP satu-satunya untuk menertibkan para pedagang yang dianggap kumuh dan menghalangi keindahan pasar tampak dari depan.

Langkah itu menurut Ja'war, adalah merupakan program kerjasama pemerintah daerah melalui instansi terkait, yaitu salah satunya antara Sat Pol PP dan Disperindag dalam penegakan aturan agar para pedagang lebih terarah.

"Target kita agar tidak ada lagi tendensi jualan ini campur tangan dengan jualan lain, seperti antara penjual ikan dengan penjual makanan khususnya kue-kue agar terjaga higienisnya (kesehatannya)," jelas mantan Lurah Bone Lipu Kulisusu ini.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui Bidang Pengelolaan pasar Hazimuddin Hamdan mengatakan, penertiban pasar dilakukan sudah melalui sosialisasi selama dua minggu dan selama seminggu ditempuh langkah persuasif.

"Ternyata selama waktu yang ditentukan para pedagang belum membongkar tempat jualan yang sudah disampaikan, sehingga kami bersurat kepada instansi terkait untuk turun bersama-sama menertibkan para pedagang untuk dilakukan pembongkaran paksa," ujarnya.

Hazimuddin menambahkan, sesungguhnya Perindag bukan leading sektor, tetapi ini adalah tim Pemerintah Daerah yang melibatkan Perindag, Kesbang Pol, Perhubungan, Sat Pol PP, Inspektorat, Keuangan, dan pihak Polisi untuk bersama-sama kelapangan.

"Harapan kita untuk para pedagang menempati posisi yang telah ditunjuk agar tidak saling mengganggu, kemudian minta kesadarannyalah kalu bisa kita jaga kenyamanan pasar ini bersama, paling tidak kita meminimalisir kekumuhan pasar," jelasnya. (# Darmawan)
Telah dibaca 186 kali
Berita Terkait
Advertisement