Buton Utara
12-10-2016  13:46
Pengurus Granat Butur Resmi Dilantik
Suasana pelantikan Granat Butur
BURANGA, BP - Sebanyak 52 dua pengurus Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Buton Utara (Butur) resmi dilantik oleh Ketua Granat Sulawesi Tenggara (Sultra), LM Bariun SH MH, berlangsung di Aula kantor Bappeda Butur, Selasa (11/10).
Kepengurusan organisasi yang bergerak dibidang pencegahan penyalagunaan zat adiktif ini, dipimpin langsung legislator Golkar Sujono dengan masa bakti 2016-2020. Penunjukan Sujono yang juga sebagai wakil ketua DPRD Butur ini, berdasarkan surat keputusan Nomor 18/DPD.Sultra-GRNT/SK/V/2016 tentang pembentukan dewan pimpinan cabang granat Kabupaten Buton Utara periode 2016-2020.

Dalam sambutannya, Bariun menghimbau bahwa pegurus yang baru di lantik untuk tidak menggunakan narkoba."Tentu kita ketahui bersama, setiap saat kita melakukan kordinasi bahaya narkotika di wilayah Sultra,"katanya.

Dijelaskannya, dampak narkoba saat ini rata-rata remaja ditingkat SMP, SMA dan Mahasiswa. Menurut, Bariun hal ini merupakan ancaman bangsa, maka dari itu pemerintah Jokowi menjadikan skalah prioritas tiaga hal, pertama narkoba, kedua terorisme dan ke tiga korupsi.

"Ancamannya yang menjadi skala prioritas presiden Jokowi mengatakan bahwa narkoba adalah darurat,"jelasnya.

Sementara itu, Sujono usai dilantik mengatakan kesiapannya untuk mengemban amanah dan tanggung jawab yang diberikan padanya. "Insha Allah soal segala tugas dan tanggung jawab yang sudah diamanahkan ke saya akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,"terang Sujono.

Ruang lingkup dan kinerja Granat Butur sendiri diterangkan Sujono diantaranya ikut berperan secara aktif membantu segala upaya pemerintah dalam arti yang seluas-luasnya untuk mencegah masuknya narkoba di Butur. "Membangun dan membina serta meningkatkan kesadaran masyarakat agar berperan aktif dalam hal pencegahan masuknya narkoba di Butur," imbuhnya.

Kemudian, pihaknya akan berusaha menumbuhkan dan membina kesadaran masyarakat terhadap kewajibannya untuk melaporkan kepada pejabat yang berwenang apabila mengetahui adanya perdaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

"Butur ini sudah masuk kategori rawan narkoba. Butur pula seperti kita ketahui bersama sudah menjadi pintu masuk untuk disebarkan ke daerah-daerah sekitar Butur. Sehingga keberadaan pengurus Granat di Butur diharapkan bagaimana ikut berpartisipasi dalam menanggulangi masalah-masalah ini,"tegasnya.(***)

Peliput : Darson
Telah dibaca 282 kali
Berita Terkait
Advertisement