Buton Utara
11-10-2016  13:40
Peningkatan Kemitraan Bidan dan Dukun, Dinkes Butur Gelar Pertemuan
Suasana pertemuan bidan dan dukun di Dinkes Butur
BURANGA, BP - Kemitraan bidan dan dukun bayi adalah suatu bentuk kerjasama yang saling menguntungkan untuk menyelamatkan ibu dan bayi. Berkaitan dengan hal itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Buton Utara (Butur) terus berupaya meningkatkan kualitas bidan dan dukun.
Hal itu dilakukan, sebagai langkah meminimalisir resiko kelahiran bayi. Demikian dikatakan Kepala Dinkes Butur dr H Muh Kasrul Tiu melalui kepala seksi pelayanan medis, kesehatan, ibu dan anak, keluarga berencana, dan MATRA, Eka Fitriyawati L saat pertemuan Bidan dan Dukun se Butur di aula Dinkes, Senin (10/10).

"Dalam kemitraan,bidan dengan dukun bayi mempunyai peranan dan tanggung jawab masing-masing,"katanya.

Menurut Eka Fitriyawati, Kemitraan bidan dengan dukun bayi perlu diberikan wawasan dalam bidang kesehatan ibu dan bayi baru lahir, terutama tentang tanda-tanda bahaya pada kehamilan, persalinan dan nifas, serta persiapan yang harus di lakukan oleh keluarga dalam menyambut kelahiran bayi.

Proses kerja bidan mencakup aspek teknis kesehatan dan kegiatan dukun bayi mencakup non teknis kesehatan. Kemitraan bidan dan dukun adalah pencapaian target upaya kesehatan ibu dan anak antara lain, meningkatkan dukungan berbagi pihak, serta meningkatkan jumlah bidan dan dukun yang bermitra.

"Kerja sama yang saling menguntungkan antara bidan dan dukun bayi sangat diperlukan untuk
pemperoleh pengetahuan tentang kesehatan khusunya kesehatan ibu dan anak dan mengurangi resiko kematian ibu dan bayi,"ujarnya.

Kegiatan ini yang dilakukan tiap tahun itu, diharapkan dapat memberikan pemahaman tugas bagi dukun maupun bidan sehingga dapat mengurangi resiko kematian ibu dan bayi. (*)


Peliput : Darson
Telah dibaca 265 kali
Berita Terkait
Advertisement