Muna
05-10-2016  12:43
Wakil Ketua DPRD Muna Diperiksa Jaksa - Terkait Dugaan Korupsi Dana ADD
Pemeriksaan Wakil DPRD muna, Dirun SE diruangan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Muna.
Raha, BP-Terkait dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Muna tahun 2015 yang diikuti oleh 123 Kepala Desa kini masih dalam pendalaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna. Teranyar, Jaksa kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wakil Ketua DPRD, La Ode Dirun SE dan Anggota Komisi I, Mahmud SE selasa (04/10). Namun yang hadir hanya Wakil Ketua DPRD.
Kajari Muna, Badrut Tamam SH melalui Kasi Intel, La Ode Abdul Sofyan SH kepada Baubau Post diruang kerjanya usai melakukan pemeriksaan mengatakan, hari ini menjadwalkan pemeriksaan pada Wakil DPRD, La Ode Dirun SE dan Anggota Komisi I, Mahmud SE namun yang hadir hanya Wakil DPRD.

"Semua pihak yang terkait dalam kasus Dana ADD study banding para kepala desa akan diperiksa, termasud Pak Dirun tupoksinya dalam mengikuti kegiatan yang diselenggarakan BPMPD sebagai pemantauan wakil DPRD dan komisi 1 belum diketahui apa perannya"ungkapnya.

Sedangkan mangkirnya , Mahmud SE yang juga anggota komisi I DPRD Muna, kata Sofyan, pihaknya akan menjadwalkan ulang pemanggilannya untuk dimintai keterangannya terkait kasus dugaan korpusi ADD Kabupaten Muna tahun 2015.

"Kita akan jadwalkan pemanggilan ulang kepada Mahmud untuk mengungkap perannya terkait kasus ini,"katanya.

Terkait kasus dugaan korupsi studi banding ADD ini, pihak Kejari Muna sudah menetapkan dua orang tersangka yakni Kepala BPMD Muna, La Palaka SE dan Kabid Pemerintah Desa, Nazaruddin Saga. Namun hingga saat ini belum diketahui jumlah kerugian negara.

Untuk diketahui pemeriksaan dilakukan mulai dari jam 09.00 wita sampai sekitar jam 13.00 wita. Sementara Mahmud akan kembali disurati untuk dimintai keterangan dalam kasus yang sama. (*)
Peliput: Iman Supa Editor : Hasrin Ilmi
Telah dibaca 225 kali
Berita Terkait
Advertisement