Wakatobi
03-10-2016  14:15
Pilkades Serentak di Wakatobi Masuk Tahap Pendaftaran Calon
WAKATOBI, BP – Asisten 1 Pemkab Wakatobi, Amiconi, berharap kepada panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 15 desa seKabupaten Wakatobi yang akan dilaksanakan 13 November 2016 nanti bisa melakukan penghematan anggaran.
Meskipun penggunaan anggaran sudah tercantum dalam petunjuk teknis dan pelaksanaan Pilkades, namun pihaknya berharap agar panitia bisa lebih efisien karena anggaran Pilkades yang dibebankan pada Alokasi Dana Desa (ADD) masih bisa digunakan untuk pembangunan di desa.
“Anggaran Pilkades ada di Alokasi Dana Desa (ADD). Kita berharap agar anggaran untuk melaksanakan Pilkades tidak melebihi angka Rp 20 juta. Karena di desa masih banyak pembangunan yang harus di danai dengan ADD,” harap Amiconi, di Wangi-Wangi Jumat (30/9).
Amiconi, mengatakan saat ini dari 15 desa yang akan menggelar Pilkades serentak sudah memasuki tahap pendaftaran bakal calon (balon). Dengan proses yang sudah berjalan itu, diharapkan pula agar panitia lebih memahami petunjuk teknis dan pelaksanaan sehingga tidak ditemukan masalah.
“Mulai kemarin, Kamis (29/9) sudah masuk tahap pendaftaran bakal calon. Panitia desa yang dibentuk BPD diharapkan memahami juknis pelaksanaan. Mulai juknis untuk menjadi pemilih maupun juknis untuk menjadi bakal calon. Begitu pula pengawas Pilkades yang dibentuk oleh Camat,” kata Amiconi.
Kata Amiconi, persyaratan menjadi calon kepala desa (Kades) semua telah tercantum dalam juknis dan juklak. Pasalnya, jauh hari pihaknya sudah mengirimkan juknis dan juklak disetiap desa yang akan menggelar Pilkades.
“Persyaratan untuk menjadi calon antara lain SKCK dari Kepolisian, surat sehat dokter dari RSUD Baubau, keterangan tidak pernah di hokum dari PN Baubau dan lain sebagainya. Begitu pula pemilih termasuk bakal calon harus terdaftar sebagai penduduk desa setempat. Jika berasal dari luar desa maka harus memiliki dokumen bahwa yang bersangkutan minimal sudah enam bulan terdaftar sebagai warga desa dimaksud,” kata Amiconi.
Amiconi, menambahkan pihaknya saat ini secara kontinyu turun disetiap desa yang akan menggelar Pilkades guna mengkoordinasikan segala hal yang belum dipahami panitia di desa. “Kita setiap saat selalu turun disetiap desa. Sehingga panitia jika bisa memanfaatkan kunjungan kita. Artinya, jika ada hal-hal yang tidak dipahami maka kita bisa langsung mengarahkan,” tambah Amiconi. (***)

Peliput: Duriani
Telah dibaca 340 kali
Berita Terkait
Advertisement