Buton Utara
24-09-2016  13:39
Persiapan Lelang Jabatan, Bupati Butur Tes Kepribadian Para Pejabatnya
Anggota DPR RI Umar Arsal bersama Bupati Butur Abu Hasan
BURANGA, BP -Dalam kurun waktu satu minggu ini, para pejabat dilingkup pemerintah daerah (Pemda) Buton Utara (Butur), disibukan dengan tes Psikologi. Mereka dites dengan Psikolog yang didatangkan dari Kendari.
Hal tersebut, merupakan salah satu langkah yang dilakukan Bupati Butur Abu Hasan dalam melihat kepribadian masing-masing para pejabat sebelum mengikuti lelang jabatan nantinya dan tentunya sebelum menduduki jabatan strategis. "Tes Psikologi yang sudah berjalan satu Minggu ini langkah awal sebelum mereka ikut lelang jabatan.

Tes Psikologi ini besar pengaruhnya. Saya pernah jadi assessment di Depag Provinsi, jadi kalau sudah penentuan dengan Psikolog, biasanya ada tukar pendapat, kalau kita yang bilang ini bagus, tapi kalau Psikolog bilang kepribadiannya tidak bagus, misalnya saja bisa jadi musuh dalam selimut. Maka tentu akan dipertimbangkan kembali untuk dipilih," terang Abu Hasan, ketika ditemui di Lapangan Raja Jin Kulisusun, kemarin.

Lebih lanjut dia menceritakan, kalau semua proses lelang sudah dilewati, kemudian dilakukan perengkingan, maka disitu psikolog akan mulai terbuka. Apakah orang itu direkomendasikan atau tidak.

Misalnya saja, Abu Hasan mencontohkan di dinas tertentu ada 5 orang peserta lelang jabatan, kemudian setelah dilakukan perengkingan maka 2 dua orang gugur. Sedangkan 3 orangnya lanjut. "Maka disinilah psikolog bisa bilang kalau si A tidak direkomndasikan, si B direkomendasikan, dan seterusnya. Ini akan menjadi pertimbangan dari saya," ujarnya.

Meskipun demikian, ungkap nomor satu di Butur ini keputusan layak atau tidak, lulus atau tidak, ada sepenuhnya pada dirinya." Kan nantinya akan kembali juga sama saya keputusan terakhirnya. Tentunya, akan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang matang," imbuhnya.

"Jadi Psikolog yang tes mereka kemarin itu, sekarang ini lagi dalam proses perampungan hasil dari beberapa barometer penilaian," imbuhnya.

Sebagaimana yang diungkapkan Abu Hasan, bahwa lelang jabatan bakal dibuka pada awal bulan Oktober mendatang. Untuk saat ini, pihaknya lagi melakulan konsultasi di Komisi ASN di Jakarta dan juga meminta tenaga tambahan sebanyak 2 orang di LPMP Makassar yang akan jadi panitia.

"Asisten 1 sudah berangkat di Jakarta untuk konsultasi, sekaligus pulang dari sana langsung singgah di Makassar untuk minta bantuan tambahan tenaga sebanyak 2 orang untuk jadi panitia. Selanjutnya kami tentukan jadwal dan umumkan nama-nama jabatan yang bakal dilelang," ungkapnya.

Kemungkinan, sambung pria berkacamata ini, hanya akan berjumlah 10 jabatan yang akan dilelangnya kali ini. "Mungkin 10 jabatan dulu. Kalau nama-nama jabatannya belum bisa dibuka sekarang, nanti setelah penetapan Perda tentang perangkat daerah, kemudian saya keluarkan peraturan bupati tentang struktur organisasi masing-masing dengan tugas pokok bersama fungsinya,"tuturnya.(*)



Peliput : Darson
Telah dibaca 282 kali
Berita Terkait
Advertisement