Buton Utara
01-09-2016  10:23
PNS Butur Pindahtangankan Aset Daerah, Siap Berhadapan dengan Hukum
BURANGA,BP - Aset daerah masih terus menjadi titik permasalahan di Pemerintahan Daerah Kabupaten Buton Utara (Butur) dalam meningkatkan predikat oleh Badan Pengawas Keuangan (BPK) dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) ke tingkat lebih atasnya lagi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Terutama penertiban administrasi aset daerah belum maksimal. Karena tidak sedikit, aset daerah yang dipindah tangankan.

Terkait hal itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Butur Drs. La Ode Baharuddin, MSi, Selasa (30/8) di ruang kerjanya berjanji akan menindak tegas kalau ada pihak-pihak yang memindah tangankan aset daerah menjadi milik pribadi ataupun menyalah gunakannya.

"Aset daerah harus ditertipkan secara adiministrasi. Kalau aset daerah yang tidak sesuai mekanisme adiministrasi atau dipindah tangankan dalam hal di jual, kita akan tindak tegas sesuai proses hukum yang berlaku
Kalau hanya pindah tangan antara kesepakatan kedua belah pihak, tidak didukung dengan adiministrasi yang baik, itu keliru," kata La Ode Baharuddin.

Diungkapkannya, aset daerah Butur di pemerintahan sebelumnya jumlahnya banyak, terutama kendaran dinas, hanya hingga saat ini belum di ketahui jumlahnya secara pasti. Dia mengaku, sekarang pihaknya lagi dalam tahapan pendataan.

Langkah pemerintah daerah saat ini, tambah Baharuddin yang tak lain juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan Butur ini, tentu melakukan penertiban. Pasalnya, menurutnya perilaku masyarakat terutama PNS ini rata-rata tidak memenuhi standar kompeten. Dalam artian, harus perlu perbaikan segi mentalitas dalam menggunakan aset daerah.

"Aset daerah tidak bisa dilindungi dengan kebijaksanaan, itu sudah penyalagunaan kewenangan tiap perangkat daerah, harus sesuai prosedur. Kalau aset daerah di salah gunakan oknum PNS, kita akan tindak tegas sesuai hukum dan pelanggaran itu punya resiko, konsekuensi, dan sangsi,"imbu dia.(***)
Peliput : Darmawan
Telah dibaca 246 kali
Berita Terkait
Advertisement