Buton Utara
20-08-2016  09:05
Bupati Butur Sampaikan Realisasi APBD 2015
Sidang paripurna laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2015 di gedung DPRD Butur
BURANGA, BP - Posisi neraca daerah Kabupaten Buton Utara (Butur) per 31 Desember 2015 adalah Rp 1, 211 triliun lebih. Hal ini sesuai penyampaian Bupati Abu Hasan pada sidang paripurna laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2015 di gedung DPRD Butur, Jumat (19/8).
Abu Hasan mengatakan, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD dalam rangka memenuhi amanat konstitusi, dan untuk mengetahui capaian-capaian selama kurun waktu satu tahun anggaran yang dilakukan pemerintah. Hal ini sesuai amanat pasal 101 peraturan pemerintah nomor 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan.

Kepala daerah berkewajiban menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah kepada rakyat melalui DPRD, berupa laporan keuangan yang telah diperiksa BPK, paling lama enam bulan setelah tahun anggaran berahir.

Dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tersebut, lanjut dia terdiri dari neraca, laporan realisasi anggaran, arus kas, operasional, perubahan ekuitas, perubahan saldo anggaran lebih dan catatan atas laporan keuangan yang merupakan satu kesatuan dokumen tidak dapat dipisahkan.

Adapun posisi neraca per 31 Desember 2015 adalah total aset Rp 1,211 triliun lebih. Terdiri dari aset lancar sebesar Rp 63, 657 miliar, investasi jangka panjang Rp 13, 180 miliar, aset tetap Rp 1, 046 triliun dan aset lainnya Rp 88, 095 miliar.

Sedangkan kewajiban sebesar Rp 5,855 miliar. Ini merupakan kewajiban jangka pendek untuk biaya pemeliharaan kegiatan fisik. Sementara total ekuitas dana Rp 1, 205 triliun, terdiri dari ekuitas dana lancar dan inventasi.

Laporan arus kas ini untuk memberikan informasi mengenai perubahan kas dan setara kas dengan mengklarifikasikan arus kas berdarkan aktivitas operasi, investasi non keuangan, pembiayaan dan non anggaran selama satu priode akutansi.

Kenaikan atau penurunan bersih kas selama priode minus Rp 3, 664 miliar. Untuk posisi saldo kas awal sebesar Rp 48, 879 miliar. Sedangkan saldo akhir kas sebesar Rp 45,179 miliar. Rinciannya, kas di daerah Rp 45, 534 miliar, kas di bendahara penerimaan Rp 10, 507 juta dan kas di bendahara pengeluaran Rp 47, 789 juta.

Dijelaskan, laporan realisasi anggaran merupakan ikhtisar sumber alokasi dan pemakaian sumber daya ekonomi yang dikelolah Pemda. Ini menggambarkan perbandingan antara anggaran dan realisasinya dalam suatu priode pelaporan.

Secara keseluruhan pendapatan daerah yang dianggarkan setelah perubahan APBD 2015 sebesar Rp 565, 804 miliar. Adapun yang berhasil direalisasikan Rp 565, 278 miliar atau mencapai 99,91 persen.

Sidang paripurna mendengarkan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2015 ini dipimpin ketua DPRD Butur, Muh. Rukman Basri Zakariah. Turut hadir, wakil bupati Ramadio, Plt. Sekda La Ode Baharuddin, wakil ketua DPRD Sujono, para pimpinan SKPD.(Darson)
Ketgam , Tampak Bupati Butur Abu Hasan(kiri), Ketua DPRD Butur Rukman Basri Zakariah dan wakil DPRD Sujono saat rapat paripurna pertanggungjawaban APBD 2015.(*)
Peliput: Darson
Telah dibaca 300 kali
Berita Terkait
Advertisement